Itulah kata kata yang ingin saya lukis kan saat pertama kali membaca dan memaknai slogan blog Pak Joko Susilo yang berbunyi stop dreaming star action yang benar -benar telah menggugah dan membuat saya bangkit.Perlu anda tahu kata orang bahwa saya ini adalah orang yang boleh dibilang banyak mempunyai ide untuk melakukan berbagai hal, tetapi sayang setiap kali saya menerapkan berbagai ide itu kedalam suatu tindakan yang nyata tak pernah satu tindakan pun dapat terselesaikan dengan baik oleh saya.
Maka dari itulah untaian kalimat berupa slogan stop dreaming star action ini benar-benar telah mencambuk saya untuk bisa mengintrofeksi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya bukan hanya mampu bermimpi saja (just dreaming) tetapi juga mampu memulai dan perealisasiannya (star action).
Setelah saya menelaah dan menerapkan slogan tersebut didalam hidup saya jujur pertama kali saya merasa bingung karena pertama kali mulai mencoba menerapkan slogan stop dreaming star action tersebut, contohnya dalam memperbaiki tingkat efektifitas pekerjaan di tempat kerja saya merasa terbentur karena jujur saya pribadi mengakui bahwa saya adalah termasuk orang yang suka menunda-nunda pekerjaan.Lalu saya mulai merasa bingung dan mulai mempertanyakan kepada diri saya sendiri tentang apakah slogan yang saya proleh dari blog tersebut apakah benar-benar pas buat saya terapkan saat ini?
Ditengah kegamangan tersebut saya mulai meraba-raba tentang langkah -langkah apa saja yang harus saya tempuh untuk meningkatkan kualitas hidup ini lalu saya mulai mengintropeksi dari hal yang paling kecil.Tanpa terduga sesuatu yang belum terpikirkan oleh saya sebelumnya mulai terkuak satu persatu mulai dari menentukan target dan langkah pertama walaupun saya merasakan banyak sekali tantangan terutama tantangan yang bersifat intern yang menjadi sebuah musuh yang sangat besar dalam hidup saya yang membuat saya merasa hambar dan tidak percaya diri dalam berjuang untuk mencapai dari apa yang telah saya targetkan.Kemudian saya mencoba untuk menyusun strategi yang akan saya gunakan dalam mendukung tujuan tersebut dengan berbagai cara diantaranya dengan menumbuhkan kreatifitas walaupun itu bentuknya sangat kecil.Meningkatkan produktifitas seperti dalam menghadapi hari senin penuh semangat serta dalam hal kecil lain seperti dalam hal mengoptimalkan pemakaian 10 jari didalam melakukan pengetikan diatas keyboard komputer walaupun penulis sendiri sadar bahwa teknik mengetiknya masih sebelas jari tapi itu tidak menyurutkan saya untuk terus berkreasi karna saya sadar saat ini sebuah action tiu jauh lebih penting dari pada hanya sebuah pemikiran yang tidak disertai dengan realisasi.Kemudian berjuang untuk selalu menjadi nomor satu didalam berbagai hal termasuk didalam memberdayakan diri sendiri sebagai contoh dapat kita ambil dari perusahaan raksasa google yang mampu menjadi mesin pencari nomor satu didunia.
Itulah sebagian kecil dari ikhtiar yang saya terapkan didalam hidup saya demi mencapai kesempurnaan hidup walaupun hanya sekedar mendekati setidaknya saya telah berusaha untuk berjuang kearah sana karna saya sadar manusia itu hanyalah mahluk yang hanya mampu berencana tapi Tuhanlah yang menentukan.Untuk itu penting sekali bagi kita untuk mengetahui dan melaksanakan aspek yang ini satu ini karna ini efeknya sungguh sangat luar-biasa yaitu berdoa.Sebesar apapun upaya kita didalam berjuang sedahsyat apapun tindakan kita didalam bertindak tidak lah ada artinya jika tidak disertai dengan doa karena Doa adalah restu dari Tuhan,kekuasaan yang memayungi segala bentuk kekuatan.Maka tidaklah heran jika kita melihat ada orang yang telah berjuang habis-habisan tetapi dia tidak mendapatkan apa yang dicita-citakannya itu karena mungkin saja dia merasa sombong sampai-sampai ia lupa tidak meminta restu kepada sang penguasa.
Satu hal lagi asfek yang tidak kalah pentinnya disamping dua hal diatas yaitu TABAH.Sifat ini penting sekali dimiliki oleh kita mengingat sebuah perjuangan itu laksana peperangan yang adakalanya kita harus menerima kekalahan walaupun telah berjuang dan berdoa kepada Tuhan.Apakah kondisi ini bisa terjadi kepada kita? tentu bisa mengingat manusia itu adalah mahluk yang tidak akan terlepas dari sifat kekurangan maka wajar jika suatu saat kita harus menerima kekalahaan.Lalu dengan cara apa kita belajar untuk tabah mengingat manusia itu hanyalah mahluk yang punya pasti memiliki sifat kekurangan?Salah satunya dengan mereview dari tindakan dan perjuangan kita diawal bagaimana dan sejauh mana pelaksanaanya?Apakah telah sesuai dengan tujuan yang telah kita targekan?Apakah kita telah meminta izin dari Tuhan sebelum kita melakukan tindakan -tindakan tersebut?Apakah tidak ada yang menyalahi aturan Tuhan Serta apakah Kita mampu menerima seandainya Tuhan belum mengizinkan kita untuk menjadi pemenang.Jawabannya kita sendiri yang menentukan karena kitalah yang mengactionkannya.
Wednesday, 9 September 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment